google-site-verification: google66af23cbba8d2856.html 7 Elemen penting dalam Desain Grafis - Apock Design

7 Elemen penting dalam Desain Grafis


7 Elemen penting dalam Desain Grafis - kadang ketika kita browsing, main sosmed, atau di jalan raya sering menjumpai desain pamflet, poster, banner yang keren dan sangat komunikatif. 

Itu karena si desainer memanfaatkan prinsip-prinsip 7 Elemen penting dalam Desain Grafis  ke dalam desain mereka, sehingga hasil karya dari desainer tersebut sangat komunikatif, rapi, simpel dan mudah untuk dibaca.

Baca Juga 

Penyusunan 7 Elemen penting dalam Desain Grafis  ke dalam desain penting untuk dasar seorang desainer grafis, karena fungsi lain dari desain adalah mengkomunikasikan informasi melalui media gambar, agar si penerima informasi tidak merasa cepat bosan dan tertarik dengan informasi yang disajikan pemberi informasi, tentunya lewat media desain.

apa saja 7 Elemen penting dalam Desain Grafis  tersebut? yuk simak :

1. Titik
Titik adalah satuan terkecil dalam desain, titik biasanya diwakili oleh bentuk lingkaran, dimana sebuah lingkaran tetap dikatakan titik mulai dari ukuran pixel sampai sebesar bidang desain.
pemanfaatan titik sebagai elemen desain biasanya sebagai ornament atau background ,dan bersifat abstrak. namun ada juga sih yang menggunakan titik sebagai fokus utama atau penekanan (emphasis) dalam desain, berikut contohnya :
Titik sebagai ornament/ background
Titik sebagai penekanan atau titik fokus dalam desain


2. Garis
Elemen selanjutnya dalam desain grafis adalah Garis, pengertian dari garis adalah kumpulan dari beberapa titik yang membentuk elemen memanjang.
pemanfaatan garis dalam desain diantaranya sebagai tanda pisah, border atau garis tepi, tanda potong atau biasanya digabungkan dengan elemen lain dalam desain, berikut contohnya :

Pemanfaatan elemen garis pada desain arsitektur, sehingga terlihat minimalis
Garis sebagai ornamen / background
Ada juga beberapa macam garis dan sifat sifat garis, seperti :

3. Bidang / Bentuk
Bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi panjang, lebar dan luas, juga mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis. Bidang bersifat dua dimensi, umumnya desain grafis bekerja pada bidang ini.

Secara umum, bentuk dibagi dalam 3 kategori antara lain :

  1. Bentuk Geometris, bentuk yang sangat umum dan terstruktur (kotak, persegi, segitiga, lingkaran, dan lainnya).
  2. Bentuk Natural seperti bentuk hewan, tumbuhan dan manusia merupakan bentuk-bentuk yang tidak beraturan dan mudah berubah.
  3. Bentuk Abstrak, yaitu bentuk natural yang disederhanakan, misalkan simbol pada fasilitas umum dan sebagainya.

4. Tekstur
Elemen Tekstur lebih menekankan kepada pengaplikasian desain dalam kehidupan sehari-hari, Tekstur adalah sifat pada permuakaan suatu benda. tekstur bisa berupa kasar, lembut, licin, berpori, mengkilap dan lain-lain. kita bisa merasakan tekstur dengan cara meraba ataupun melihatnya. tekstur sendiri bisa dibedakan menjadi dua, yakni:

Tekstur Nyata ( Tactile Texture) adalah tekstur yang bisa diraba secara nyata. misalnya meraba pada tektur tanah, kita akan merasakan kekasaran pada permuakaan tektur tanah tersebut. contoh lainnya pada bulu kucing yang memiliki kesan lembut namun berpori akibat susunan bulu.

Tekstur Semu (Visual Texture) adalah tekstur yang dihasilkan oleh ilustrasi dalam karya seni. tekstur  semu hanyalah ilusi akibat bentuk yang dibuat sedemikian rupa, sehingga membawa imajinasi seolah itu nyata. 

5. Warna


Warna adalah spketrum yang terdapat dalam cahaya sehingga menimbulkan kesan pada mata. untuk melihat warna, kita membutuhkan cahaya sehingga mata menapatkan informasi dari warna tersebut. warna merupakan unsur penting dalam seni rupa, karena warna yang menjelaskan keberadaan setiap sesuatu di depan mata. wara sendiri dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu:

  1. Warna Primer yaitu warna pokok atau warna dasar yang teridi dari merah, kuning dan biru. warna primer merupakan warna yang bisa membentuk semua jenis warna, karena hasil pencampurannya.
  2. Warna Sekunder yaitu warna hasil campuran antara dua warna primer. warna sekunder terdiri dari : warna orange, ungu dan hijau.
  3. Warna Tersier yaitu warna dari pencampuran warna sekunder

didalam warna juga ada beberapa psikologi yang juga berpengaruh pada sebuah desain, seperti

6. Ruang / Framing
Kesan ruang yang menyambung antara nama dan gambar logo

Kesan ruang pada logo membatasi antara sebuah logo dengan ruang kosong di sekelilingnya

Ruang/Frame mengatur informasi dan membuat hierarki untuk mata dan menyoroti informasi yang paling penting bagi pembaca. Ruang/Frame juga membantu menentukan bentuk di ruang putih kosong halaman.

7. Tipografi


Tipografi adalah elemen yang paling penting karena berkaitan dengan tulisan informasi yang akan disampaikan seorang desainer, Tipografi bisa saja berupa elemen yang lebih dari sekedar penggunaan kata-kata. namun jika ingin bentuk custom, tipografi juga bisa menjadi elemen visual atau bentuk tersendiri.

Source : 99Design 

Follow Sosial Media Kami, spesialis sketsa wajah, vector art, desain grafis, merchandise :

Artikel